Oknum Pegawai Lab Dinkes Lahat tolak keluarga pasien positif Covid 19 untuk memeriksakan diri

Lahat,beritalahat.com-Pihak keluarga dari salah satu pasien yang dinyatakan posiif covid 19 yang hendak memeriksakan diri ditolak oknum pegawai laboratorium Dinas Kesehatan Lahat, Jum’at (11/9). Malam sekitar pukul 20.30, Keluarga pasien yang merupakan ibu serta adik pasien datang bertiga ke Laboratorium Covid 19 yang berada di Dinkes Lahat sesuai jadwal yang ditentukan.  Mereka menyusul untuk memeriksakan diri karena hasil tes anaknya dinyatakan positif covid 19. Keluarga dari pasien yang merupakan anak dan suami langsung diswab malam itu juga. Namun Ibu beserta adik pasien ditolak dan disuruh pulang.

“Katanya lain kali saja, mereka beralasan sudah tidak memakai APD lagi, namun sampai saat ini kami belum mendapatkan jadwal ulang untuk memeriksakan kondisi kami, kami ini kontak erat pasien, orang terdekat pasien, jadi harusnya kami juga diprioritaskan untuk diperiksa kondisi kesehatanya,kami minta di tes swab, jadwalkanlah,” kata keluarga pasien.

Akhinya dalam kondisi yang panik dan tertekan secara psikis, orang tua serta kerabat korban yang hendak memeriksakan siri pulang ke rumah dan melakukan tes rapid mandiri di tempat lain serta mengisolasi diri.

Agus, warga Lahat sangat menyayangkan sikap pegawai laboratorium Dinas kesehatan Lahat ini, padahal Lahat sudah menjadi zona merah penyebaran Covid 19,

“Seharusnya mereka memprioritaskan kontak erat keluarga pasien yang dinyatakan positif, kesadaran warga sudah cukup, untuk memeriksakan diri mereka, tapi justru petugas Laboratorium Dinas  Kesehatan yang menolak, Lahat sudah zona merah, seharusnya mereka lebih serius,” kata Agus.

Kepala Dinas Kesehatan Lahat, Ponco Wobowo saat dikonfrimasi mengatakan akan mengecek terlebih dahulu.

“Saya cek dulu dengan laboratorium, Untuk keluarga pasien, sudah di swab suami, anak2 dan pembantu jumat malem, utk kontak berikutnya, Ibu dan adik nya besok senin akan di swab juga,” kata Ponco.