Data Pangkalan LPG Beredar, UMCR & CSR Pertamina Sumbagsel berikan Keterangan Resmi

Lahat,beritalahat.com- Menanggapi beredarnya data pangkalan gas LPG di beritalahat.com, Unit Manager Communication Relations & CSR Pertamina Sumbagsel, Dewi Sri Utami langsung memberikan rilis hak jawabnya. Berikut rilis dari Unit Manager Communication Relations & CSR Pertamina Sumbagsel, Dewi Sri Utami.

22 Oktober 2020 – Guna memastikan ketersediaan pasokan stok LPG subsidi di Kecamatan Lahat, Pertamina melalui Marketing Operation Region II akan menggelar operasi pasar serentak pada Jumat,  23 Oktober 2020, mulai pukul 08.00 WIB di 16 pangkalan.

Unit Manager Communication Relations & CSR Pertamina Sumbagsel, Dewi Sri Utami menjelaskan operasi pasar dilaksanakan bekerjasama antara Pertamina dengan pemerintah Kabupaten Lahat dan Hiswana Migas tersebut akan mendistribusikan total 4.980 tabung LPG Subsidi, dengan harga sesuai HET Kabupaten Lahat yakni Rp 15.650.

Dewi menambahkan dalam upaya pengawasan pendistribusian, Pertamina akan memberikan sanksi tegas hingga Pemutusan Hubungan Usaha (PHU) apabila ditemukan pangkalan yang menjual LPG 3 Kg di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) sesuai Surat Keputusan (SK) Bupati Lahat.

Daftar  16 pangkalan yang akan melaksanakan operasi pasar adalah sbb :

1. Pangkalan       Yeni Indrawati, di             Pasar Bawah Ulu

2.Pangkalan Dessy A, di Bandar Agung

3.Pangkalan Maulani      RE, di  Martadinata

4. Pangkalan       Kartika di             Pasar Baru

5. Pangkalan Fadel Aginda, di      Gunung Gajah

6. Pangkalan Asnawi, di Desa  Tanjung Payang

7. Pangkalan       Evi Karolin, di     Desa Tanjung Payang

8. Pangjalan        Sucianto di          Pasar Lama

9. Pangkalan       Supani Basir,      di Sekip Sidomulyo

10. Pangkalan    Tatung di             Tende Lembanyung

11.Pangjalan      Agung di              Lahat Tengah

12           Pangalalan Deny Armokho di      Jl. Sosial Gn Gajah

13           Pangkalan Kuswara, di   Muara Siban

14. Pangkalan    Linawati               di Jl. Kol Simbolon Gn Gajah

15. Pangkalan    M. Ali Hanafiah,                di Perumnas Slawi

16. Pangkalan    Supandi,  di Blok B Atas

Pertamina menghimbau agar masyarakat membeli LPG subsidi sesuai peruntukannya, dimana berdasarkan  Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 104 Tahun 2007 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Penetapan Harga Liquefied Petroleum Gas Tabung 3 Kilogram, LPG 3 Kg Bersubsidi diperuntukan hanya bagi masyarakat kurang mampu dan usaha mikro.

Sedangkan untuk usaha kecil, menengah, dan atas serta masyarakat yang tergolong mampu diharapkan menggunakan LPG Nonsubsidi.

Adapun terkait informasi pembongkaran LPG 3 Kg secara serentak di beberapa pangkalan yang tersebar di sejumlah media, Pertamina menyayangkan beredarnya data tersebut, karena tidak valid dan masih mencantumkan data-data pangkalan yang telah di PHU atau pemutusan ijin usaha.

“Kami berharap masyarakat dapat memilah informasi dari sumber yang benar dimana informasi terkait pangkalan akan disampaikan secara resmi oleh Pertamina selaku kepada Badan Usaha pemegang lzin Usaha Niaga LPG Pendistribusian LPG ataupun melalui pernyataan resmi dari Pemerintah Kabupaten Lahat”.