Audit Inspektorat Lahat Temukan Dugaan Penyimpangan Anggaran Dana Penerimaan Desa Ulak Pandan Milyaran rupiah, Susiawan Rama, Mantan Kades diminta bertanggung Jawab

Lahat,beritalahat.com- Inspektorat Lahat mengaudit pengelolaan keuangan Desa Ulak Pandan Kecamatan Merapi Barat Kabupaten Lahat Sumatera Selatan tahun anggaran 2014-2019. Dari hasil audit tersebut, Inspektorat Lahat menemukan dugaan penyimpangan anggaran dana penerimaan desa dari pihak ke tiga. Adapun hasil audit tersebut adalah sebagai berikut

  1. Pengelolaan pendapatan/penerimaan Desa Ulak Pandan dalam bentuk uang kas yang bersumber dari pihak ke tiga selama periode 2014-2019 sebesar Rp. 2.788.249.329 tidak dilaksanakan sesuai dengan ketentuan pengelolaan keuangan desa.
  2. Bantuan Pihak ke tiga/perusahaan dengan total Rp. 187.858.100 tidak tercatat sebagai penerimaan desa dan belum jelas peruntukannya/belum dapat ditelusuri penggunaannya.
  3. Nilai total asset/barang yang bersumber dari  bantuan perusahaan/swasta tidak jelas dan beberapa jenis asset tidak tercatat secara spesifik nama perusahaan yang memberikan/menghibahkan
  4. Terdapat indikasi penyalahgunaan jabatan Kepala Desa untuk kepentingan tertentu dengan mengatasnamakan objek wisata Pelancu.

Dari hasil audit tersebut, inspektorat Lahat meminta kepada Susiawan Rama, Mantan Kepala Desa Ulak Pandan untuk bertanggung jawab kepada Bupati Lahat melalui Inspektorat Lahat.

Sementara itu Yunisa, Inspektur Lahat melalui sambungan telepon membenarkan bahwa inspektorat lahat telah mengeluarkan surat hasil audit pengelolaan keuangan desa Ulak Pandan periode 2014-2019.

“Memang benar, itu administrasi, untuk lebih jelasnya hubungi Yusri,” kata Yunisa