BL,Lahat – Polemik yang terjadi di tubuh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lahat, dan tidak harmonisnya hubungan KONI dengan beberapa Cabang Olahraga berdampak buruk pada atlit hingga hampir dipastikan tak dapat ikut serta dalam Porprov mendatang.
Ketua Cabor Tinju Lahat Imam Roestandi SH. Mengecam keras kebijakan yang diambil oleh KONI Lahat. Menurut Imam Pertina Lahat telah mengajukan nama-nama atlet yang akan diikut sertakan pada kejuaraan Porprov mendatang.
“Pertina sudah Entry by name ke KONI tetapi kami tidak di ikutkan pada Porprov dengan alasan masa Entry by name telah habis, padahal waktu Entry by name di perpanjangan,”kecam Imam.
Atas kebijakan KONI, tidak hanya Pertina Lahat merasa dirugikan, terlebih para Atlet Tinju yang selama ini sudah giat berlatih mengikuti Porprov yang dipastikan tidak akan tampil, padahal Cabor Tinju salah satu cabor penyumbang medali emas terbanyak pada Porprov Lahat dengan perolehan 9 Emas 3 Perak dan 1 Perunggu.
“Pada saat Porprov Lahat kemarin Cabor tinju penyumbang medali emas terbanyak, ini kerugian bagi kontingen Lahat, Atlit dan Kabupaten Lahat,”tegas Imam.
Tidak hanya Cabor Tinju, ada 9 Cabor yang sama nasibnya dengan Pertina, diantaranya; Pencak Silat, Panjat Tebing, menembak, Angkat Besi, Karate, Senam, Tenis Meja, Pesti, dan Pelti dipastikan tidak ikut Porprov melalui KONI Lahat.
Hal senada dialami oleh PSSI Lahat. Sejak awal PSSI dan KONI Lahat tidak ada komunikasi, pengurus PSSI tidak pernah dilibatkan dalam seleksi atlit Cabor Sepak Bola Porprov, Koni sendiri mengambil alih penjaringan atlit dan segala keperluan atlit.
“Kami tidak pernah dilibatkan dalam seleksi atlit, mereka (KONI) membuat kerangka tim sendiri untuk squad kesebelasan Sepakbola menunjuk pelatih sendiri, dan lebih menyakitkan pengurus PSSI perna di usir dari tengah lapangan saat menyaksikan seleksi pemain padahal kami mencetak sejarah dengan memperoleh medali emas untuk pertama kali,”ujar Exso Bidang Humas PSSI Lahat Joni Baiputra.
Sementara Cabor Aquatik dan Bulutangkis kepengurusan resmi disuruh mundur oleh KONI Lahat, kemudian KONI menunjuk sendiri kepengurusan cCabor Aquatik dan Bulutangkis untuk Porprov mendatang di Kabupaten Musi Banyuasin.
Ketika diminta konfirmasi perihal ini melalui pesan WA, Ponsel Sekretaris KONI tidak dapat dihubungi. (Dedi)