Empat Lawang, BL – Safari Ramadhan kembali digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab), pada safari ramadhan yang kedua ini dilaksanakan di Masjid Jamik Desa Sapa Panjang, Kecamatan Muara Pinang, Kabupaten Empat Lawang, pada Senin malam (23/6/2026). Safari ramadhan ini dilaksanakan sebagai bentuk silaturahmi dan kepedulian kepada masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh kehangatan itu dihadiri langsung oleh Bupati Empat Lawang, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Empat Lawang, Ketua DPRD Empat Lawang, Instansi vertikal, Ketua TP-PKK Empat Lawang, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Empat Lawang.
Kehadiran para pejabat daerah tersebut menjadi wujud nyata kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam menyemarakkan bulan suci Ramadan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Empat Lawang, H. Joncik Muhammad, menyerahkan bantuan sebesar Rp10 juta untuk Masjid Jami’ Desa Sapa Panjang.
Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan maupun kebutuhan operasional masjid, sehingga semakin nyaman digunakan sebagai pusat ibadah dan kegiatan keagamaan masyarakat.
Bupati Empat Lawang H. Joncik Muhammad menyampaikan bahwa kegiatan Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum untuk mempererat tali silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat.
“Bulan Ramadan adalah waktu yang tepat untuk memperkuat rasa persaudaraan, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperkokoh semangat gotong royong,” kata Joncik.
Ia juga menjelaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, mendengar aspirasi, serta memberikan dukungan terhadap berbagai kebutuhan yang menunjang kesejahteraan warga.
“Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan terjalin komunikasi yang lebih harmonis dan terbuka antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat,” jelasnya.
Dirinya berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Sapa Panjang, khususnya dalam mendukung aktivitas keagamaan. Selain itu.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Ramadan sebagai sarana memperbaiki diri, memperbanyak ibadah, dan memperkuat kebersamaan.
Suasana kegiatan semakin terasa hangat saat rangkaian acara diisi dengan tausiah keagamaan dan doa bersama. Masyarakat tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai.
Momentum ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga mempertegas komitmen bersama dalam membangun Kabupaten Empat Lawang yang religius, harmonis, dan sejahtera. (smt)
