Lahat, BL. – Guna mengantisipasi bencana alam, sebanyak 50 Orang warga dari 8 RT kelurahan Lahat Tengah Kabupaten Lahat mengikuti kegiatan Sosialisasi tanggap darurat bencana yang digelar di Resto Cafe Lahat Tengah. Kegiatan ini diadakan mengingat di sebagian wilayah Kota Lahat beberapa hari ini terjadi bencana banjir.
Ketua pelaksana kegiatan yang juga Lurah Lahat Tengah Ferliansyah SE, MM, dalam sambutannya menyatakan bahwa penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat bencana.
“Teman-teman, bencana bisa datang kapan saja tanpa peringatan. Oleh karena itu, kita harus siap dan tahu apa yang harus dilakukan saat bencana terjadi. Penyuluhan ini akan memberikan panduan praktis, mulai dari mengenali tanda-tanda bencana, cara menyelamatkan diri, hingga bagaimana memberikan pertolongan pertama kepada korban.”terangnya.
Ferli juga mengajak semua elemen masyarakat untuk mencegah terjadinya bencana baik bencana alam maupun non alam sedini mungkin dengan membersihkan selokan di wilayah tempat tinggal.
“Diwilayah tempat tinggal kita banyak selokan, jangan sampai sampah menumpuk dan kita harus menyikapi masalah ini dengan penuh kesadaran contoh sederhana saja membersihkan saluran air agar tidak tersumbat dan mencegah banjir,”ajak Ferli.
Dalam kegiatan tersebut, hadir juga nara sumber dari pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lahat diwakili Debby Anggreani, ST,MT Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana.
Ditengah tengah kegiatan peserta Debby Anggraeni memberikan edukasi atau pengetahuan tentang Tas siaga bencana, tas berisi barang-barang penting seperti makanan siap saji, air minum, obat-obatan, senter, radio portabel, dan dokumen penting. Selain itu, Debby juga memberikan cara evakuasi yang aman dan pembentukan posko pengungsian.
“Selama ini kita hanya tahu harus lari kalau ada bencana, tapi tidak tahu langkah-langkah yang benar. Sekarang harus paham apa saja yang harus disiapkan di rumah. Mohon sampaikan ilmu ini kepada tetangga dan keluarga.” Ujar Debby
Ia juga meminta kepada pihak kelurahan agar menghidupkan kembali kelompok tanggap bencana di setiap RT agar masyarakat bisa saling membantu saat terjadi bencana. (Dedi)
