Emak-Emak demo dan menginap di halaman kantor Pemkab Lahat, menunggu Bupati dan wabub.

Lahat, BL – Aksi unjuk rasa menuntut ganti rugi lahan seluas kurang lebih 300 hektar yang melibatkan warga Desa Banjarsari, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat, terhadap PT BGG diwarnai pemandangan tak biasa, Senin (31/08/26).
Sejumlah emak-emak turun langsung ke lapangan dengan membawa perlengkapan masak dan menggelar dapur umum hingga mendirikan tenda di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat.

​Aksi yang dipenuhi oleh kaum ibu ini terpaksa dilakukan lantaran proses penyelesaian ganti rugi lahan yang telah berlangsung selama 16 tahun tak kunjung dipenuhi oleh pihak perusahaan.

Dengan membawa kompor, panci berukuran besar, hingga peralatan memasak lainnya, massa menunjukkan tekad dan ketahanan mereka untuk terus memperjuangkan hak atas tanah ulayat dan sumber penghidupan warga yang terkatung-katung belasan tahun.

​Kehadiran dapur umum di tengah-tengah aksi unjuk rasa ini menjadi simbol perlawanan damai sekaligus bentuk desakan moral yang kuat kepada Pemkab Lahat dan pihak perusahaan.

Warga berharap pemerintah daerah tidak tinggal diam dan dapat segera mengambil langkah tegas untuk memediasi penyelesaian konflik agraria.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *